Medi Competition 2018

Medi Competition 2018, Ajang Bergengsi Tahunan Kampus Mediterranean Bali Untuk Mencari Bintang – Bintang Medi

Pada hari Senin, 22 Oktober 2018, Kampus Mediterranean Bali kembali mengadakan Medi Competition 2018 yang diikuti oleh mahasiswa dari seluruh cabang Kampus Medi baik itu Singaraja, Karangasem, Bangli dan tentu juga Denpasar. Kompetisi ini dilangsungkan di Kampus Mediterranean Bali Denpasar, Jalan Moh. Yamin 9A – Renon.

Ajang kompetisi bergengsi tahunan Kampus Mediterranean Bali ini juga turut dimeriahkan oleh para ketua asosiasi yang selama ini berpartner dengan Kampus Mediterranean Bali mulai dari Asosiasi Bartender Indonesia (ABI), Indonesian Food & Beverage Executive Association (IFBEC), Indonesian Chef Association (ICA) dan Bali Sommelier Association (BSA).

 

Ada 6 Cabang kompetisi yang dilombakan di Medi Competition 2018 ini, Black Box Cooking Contest, English Speech Contest, Medi’s Got Talent, Bed Making Competition, Creative Table Setup dan Mixology Contest. Ketua Yayasan Cahaya Tunas Indonesia Bali Ni Putu Sari Saraswati menambahkan bahwa Kompetisi ini sangatlah penting untuk melatih skill maupun jiwa kompetitif dari setiap mahasiswa. “Melalui Medi Competition 2018, diharapkan akan lahir juara – juara muda dari Medi dengan kompetensi maupun jiwa kompetitif yang tinggi sehingga mampu menjadi pemimpin muda di industri hospitality” Ujar Saras.

Pada Black Box Cooking Contest mahasiswa yang berkompetisi diminta untuk membuat 2 hidangan appetizer dan 2 hidangan main course bertemakan Western Food dengan bahan yang dirahasiakan oleh panitia lomba. Kreatifitas dan kemampuan teknis dari masing – masing peserta sangatlah diuji lewat kompetisi ini. Chef I Putu Gede Hendra Mahena, Ketua DPD ICA Bali sebagai salah satu juri Black Box Cooking Contest memberi apresiasi sebesar – besarnya kepada para pemenang yaitu nama pemenang. “Menurut saya kompetisi ini luar biasa sekali untuk mengasah keberanian maupun kreatifitas dari adik – adik kita mengingat kompetisi ini adalah arena yang mampu menumbuhkan rasa confidence mereka dimana harapannya Kampus Medi mampu melakukan regenerasi melahirkan chef – chef terkemuka” Tambah Chef Mahena. Disini Martina Kristin dan I Gede Arya Artha Guna dari Medi Denpasar yang keluar sebagai juara.   

Bertemakan Children protection in tourism industry, Pada English Speech Contest setiap mahasiswa yang berkompetisi diberikan waktu 10 Menit untuk membawakan pidato dalam Bahasa Inggris didepan juri. Andrew Jury, Volunteer di bidang kurikulum bekewarganegaraan Australia yang berkantor di Medi Denpasar menyatakan bahwa Kompetisi ini sangatlah baik untuk mengasah kemampuan Bahasa Inggris para mahasiswa “Dengan tema yang unik dan waktu yang singkat, para peserta dipaksa untuk berfikir kreatif dan menggunakan perbendaharaan kata yang luas baik saat membawakan materi maupun menjawab pertanyaan dari para juri ini adalah ultimate test yang bisa mempersiapkan kemampuan berbahasa mereka saat masuk bekerja di industri” Imbuh Andy. I Gede Merdana dari Kampus Medi Karangasem Berhasil keluar sebagai pemenang di cabang ini.

Medi’s Got Talent mempertunjukan kemampuan kreatif dari mahasiswa Medi untuk bisa menampilkan performance yang mampu menghibur juri dan penonton. Setiap peserta diberikan waktu 5 Menit untuk menampilkan baik itu Musik, tarian hingga stand up comedy kehadapan juri. Anak Agung Gede Abdiarta, S.E.,CHT sebagai Chairman dari Kampus Mediterranean Bali sangat mengapresiasi performa yang ditunjukan oleh para peserta lomba. “Medi Competition 2018 ini adalah ajang dimana para Mahasiswa bisa melatih kemampuan maupun kepercayaan dirinya sehingga mampu untuk langsung terjun dan menjadi pemimpin di industri hospitality” Tutur Gung Abdi. Kelompok Modern Dance dari Kampus Medi Bangli yang terdiri dari Ni Nyoman Santika Sari, Ni Ketut Wiwin Vinia Wiyantari, Ni Kadek Agun Ariani. Ni Luh Ayu Kumala Sari & Ni Putu Sri Juliani berhasil keluar sebagai juara mengalahkan yang lain.

Di ajang Bed Making Competition, peserta diminta untuk menunjukan kesigapan dan keahliannya dalam menata tempat tidur. Beberapa poin yang dinilai pada lomba ini meliputi mulai dari kemampuan teknis hingga waktu yang dihabiskan. I Nyoman Sugiarta selaku ketua IHKA Bali sangat mengapresiasi diadakannya kompetisi yang dilakukan oleh Kampus Medi. “Saya atas nama IHKA Bali menyambut baik atas kompetisi yang dilakukan Medi Bali, Saya berharap hari ini tidak hanya sekadar kompetisi saja tapi juga masing – masing individu mampu memberikan yang terbaik untuk bisa dibawa ke jenjang yang lebih tinggi” Tambah Nyoman. Pemenang dari cabang ini adalah I Wayan Ari Purnata dari Kampus Medi Denpasar.

Di lomba Creative Table Setup, Mahasiswa Medi berkompetisi untuk menata meja                                                                                                           makan se kreatif mungkin sehingga memiliki tema yang sesuai dengan setting yang dibuat. I Putu Eka Agusyasha selaku Chairman dari Bali Sommelier Association (BSA) yang juga berperan sebagai juri di kompetisi ini mengatakan bahwa Lomba ini sangatlah penting untuk mengasah kemampuan mahasiswa Medi. “Mahasiswa sangat kreatif, amazing, jadi cukup surprise dengan kemampuan para mahasiswa Medi, Cuma nanti mungkin kedepannya bisa disesuaikan dengan kondisi lapangan di hotel, tapi ini Luar biasa” seru Eka. I Gede Wiratama, Ni Putu Sintiya Agustini, I Ketut Jati & I Putu Gede Refka Aditya dari Kampus Medi Karangasem berhasil keluar sebagai pemenang.

Yang terakhir dan tidak kalah serunya adalah kompetisi Mixology dimana setiap peserta dari masing – masing Kampus Medi dituntut untuk dapat memformulasikan minuman menjadi sesuatu yang special, tidak hanya mencari rasa yang terbaik, setiap peserta juga harus mampu untuk menceritakan latar belakang dari minuman yang diracik dengan baik. Ketua Asosiasi Bartender Indonesia (ABI) Bali Robhet Rebecca yang turut menjadi juri di kompetisi ini menambahkan bahwa kompetisi ini sangatlah baik untuk membangun mixologist – mixologist baru. “Lomba ini sangat positif, Mediterranean Bali sangat aktif dalam membangun mahasiswanya untuk memperdalam kompetensi di bidangnya masing – masing. Saya harap kedepannya Mediterranean Bali selalu mampu menciptakan lulusan yang memiliki nilai saing dan yang tinggi di industri” I putu Agus Wirama dari Kampus Medi Denpasar berhasil menjadi juara pada cabang ini.

Beragam kompetisi sejenis ditambah dukungan erat dari berbagai asosiasi profesi di Bali semakin menunjukan komitmen Kampus Mediterranean Bali untuk mempersiapkan mahasiswanya agar tidak hanya mampu bersaing di level nasional tapi juga Internasional. Sebagai satu – satunya kampus perhotelan berstandard ISO 9001:2015 dari TUV Rheindland – Germany Kampus Medi selalu mengedepankan kualitas diatas segalanya.

Bagi Mahasiswa Baru tahun ajaran 2019/2020 Kampus Medi juga menyediakan beragam rewards untuk prestasi yang dicapai para mahasiswa. Mulai dari pemberian uang saku setiap bulannya hingga hadiah Honda PCX Baru, Kampus Medi berupaya agar setiap mahasiswa termotivasi untuk memberikan prestasi terbaik saat kuliah.

Sebagai kampus dengan agent kapal pesiar sendiri yang berhasil memberangkatkan hingga 3.000an Pelaut baru setiap tahunnya yaitu CTI Group Bali, Kampus Medi membuka pendaftaran bagi untuk perkuliahan di Bulan Desember 2018 dan Juli 2019. Kampus Medi juga menyediakan Cashback senilai hingga 3.5 Juta Rupiah bagi mahasiswa baru yang mendaftar sebelum Bulan Januari 2019.